Manfaat Keanekaragaman Hayati dalam Bidang Ekonomi Negara

Tujuan keanekaragaman hayati adalah kekayaan keanekaragaman sumber daya alam, yang mencakup beberapa spesies, ekosistem atau gen. Indonesia adalah negara yang kaya akan keanekaragaman hayati, dengan wilayah yang luas dengan sumber daya alam yang beragam. Keanekaragaman hayati ini tentunya memiliki manfaat yang sangat besar dalam banyak aspek kehidupan, baik dalam masyarakat maupun dalam pembangunan nasional. Setelah membahas manfaat keanekaragaman hayati untuk kehidupan, kali ini kita akan membahas manfaat ekonomi keanekaragaman hayati sebagai berikut:

1. Menjadi mata pencaharian masyarakat

Sebagian besar orang Indonesia akan terus melakukannya dan akan menggunakan manfaat sumber daya alam sebagai bagian dari keanekaragaman hayati mereka sebagai sumber pendapatan bagi kehidupan mereka. Misalnya, hanya kolam, aliran atau laut yang digunakan oleh nelayan untuk mencari ikan atau sawah, yang digunakan oleh petani untuk menanam sumber makanan seperti jagung, beras, singkong, dll. Selain itu, keanekaragaman hayati pada tingkat genetik dapat menentukan varian dan kemampuan untuk menjual bahan-bahan seperti spesies yang mengandung beras seperti rugoli, sedan, pandan dan lainnya.

2. Menjadi salah satu faktor penentu di tingkat ekonomi nasional

Potensi ekonomi masyarakat yang stabil akan menjadi ukuran tingkat ekonomi suatu negara. Bagi orang-orang yang masih mengandalkan manfaat sumber daya alam bagi orang-orang sebagai sumber pendapatan dan menjual tanaman mereka secara langsung, ini adalah salah satu faktor yang membantu mengedarkan dana di masyarakat melalui perdagangan. Secara tidak langsung, keberhasilan ekonomi negara ditentukan oleh pelestarian keanekaragaman hayati yang ada.

3. Meningkatkan pendapatan daerah dari industri pariwisata

Keanekaragaman hayati dapat meningkatkan ekonomi, terutama di wilayah tersebut, dengan menggunakan ekosistem sebagai kawasan wisata. Misalnya, ekosistem bakau, manfaat rawa, terumbu karang, sabana, dll. Sekarang banyak digunakan sebagai tempat wisata. Ekosistem yang berfungsi sebagai pariwisata, jika dapat dikembangkan dan dipertahankan lebih lanjut, secara tidak langsung akan meningkatkan pendapatan dari kerumunan wisatawan yang datang ke tempat-tempat ini.

4. Meningkatkan peluang ekspor nasional

Meningkatkan kapasitas ekspor suatu negara adalah salah satu manfaat ekonomi dari keanekaragaman hayati. Misalnya, rempah-rempah ekspor, yang merupakan bentuk keanekaragaman hayati, dan ekspor dalam bentuk barang-barang manufaktur. Hasil ekspor ini tentu akan meningkatkan devisa negara, yang akan meningkatkan ekonomi dan pembangunan berkelanjutan. Namun, kapasitas ekspor suatu negara juga harus diimbangi dengan kelestarian sumber daya alam, sehingga sumber daya keanekaragaman hayati tidak digunakan atau rusak.

5. Mengembangkan kapasitas industri

Promosi industri skala kecil hingga besar adalah salah satu penentu kemajuan ekonomi. Banyak industri menggunakan bahan baku untuk keanekaragaman hayati di tingkat spesies atau spesies, seperti obat-obatan, kerajinan tangan, kosmetik dan industri lainnya. Contoh spesifik menggunakan keanekaragaman hayati adalah manfaat pohon damar, yang dapat digunakan sebagai bahan baku untuk membuat kertas atau pohon kapas yang dapat digunakan untuk membuat pakaian. Agar manfaat dapat berlanjut melampaui dimensi ekonomi, sangat penting untuk melestarikan dan memelihara keanekaragaman hayati saat ini. Mungkin bermanfaat.

Baca Juga :