Anatomi Tulang Rusuk, Tulang Pelindung Organ Dalam Vital

Anatomi Tulang Rusuk

Tahukah Anda bahwa tubuh manusia terdiri dari 206 tulang yang membentuk kerangka tubuh? Tidak hanya tulang ini kuat dan kuat, mereka juga bertanggung jawab untuk produksi sel darah, penyimpanan mineral esensial dan pelepasan hormon untuk mendukung kepentingan tubuh sendiri. Jenis tulang yang berkontribusi untuk perlindungan dan pembentukan tulang rusuk. Ayo, menyelam lebih dalam ke tulang rusuk!
Anatomi tulang rusuk manusia dan fungsinya

Tulang rusuk

tulang rusuk Anatomi
tulang rusuk Anatomi

Tulang rusuk adalah tulang yang membentuk kerangka tubuh manusia yang membentuk rongga dada. Tulang yang memiliki nama lain juga berperan dalam menutupi dan memelihara organ vital di rongga dada, seperti jantung, paru-paru, dan paru-paru, untuk melindungi dari benturan eksternal.

Jumlah tulang rusuk adalah 24, dengan 12 lengkungan tulang kawin di kanan dan kiri. Masing-masing tulang ini melekat pada tulang belakang.

Jika Anda perhatikan dengan seksama, ada 12 pasang iga yang terdiri dari 7 pasang iga sejati, 3 iga palsu dan 2 iga pasang mengambang. Tujuh pasang iga sungguhan di bagian depan tubuh menempel pada tulang dada.

Tulang dada adalah tulang tipis yang terletak di sepanjang garis tengah tubuh Anda. Tulang dada terhubung langsung ke thorax dengan menggunakan kartilago atau kartilago, khususnya dengan 3 pasang iga buatan.

Sementara 2 tulang rusuk melayang, sisanya ada di belakang tubuh dan terhubung ke tulang belakang. Hanya saja bagian depan iga melayang bebas atau tidak terhubung ke bagian tulang mana pun. Atas dasar ini, bagian tulang rusuk ini disebut sebagai tulang rusuk mengambang.

Fungsi tulang rusuk atau tulang rusuk lainnya, yang tidak kalah pentingnya, adalah mereka membantu proses pernapasan. Tulang-tulang ini menjadi tempat melekatnya otot-otot pernapasan yang mengembangkan paru-paru saat bernafas.

Fungsi ini juga dibantu oleh kehadiran otot diafragma di bagian bawah tulang rusuk, yang memainkan peran penting selama Anda menarik dan mengeluarkan napas. Karena itu, Anda bisa merasakan gerakan tulang rusuk yang mengembang dan berkontraksi saat bernafas.
Masalah kesehatan yang bisa mengganggu tulang rusuk

Sakit dada

Seperti bagian tubuh lainnya, tulang rusuk dapat memiliki masalah yang membuatnya terasa sakit. Ini bisa disebabkan oleh berbagai gangguan, seperti:
Cedera pertama

Cedera pada tulang rusuk dapat terjadi jika Anda jatuh atau mengalami kecelakaan dengan pukulan berat ke dada. Kondisi cedera dapat menyebabkan tulang rusuk dihancurkan untuk patah tergantung pada seberapa kuat dampaknya.

Untuk memastikan kondisi tulang rusuk Anda, dokter biasanya akan membuat diagnosis dengan melakukan rontgen atau rontgen. Tes lain dapat dilakukan dengan menggunakan magnetic resonance imaging (MRI).

MRI membantu untuk melihat bagian dalam tubuh lebih dalam, sehingga semakin dapat melihat apakah ada kerusakan organ dalam tubuh.
2. Chondrocondritis

Costocondritis adalah peradangan tulang rawan yang melindungi tulang rusuk dan menyebabkan rasa sakit. Kondisi ini biasanya terjadi pada tulang rawan yang berhubungan langsung dengan sternum.

Rasa sakit yang disebabkan oleh costocondritis tidak selalu sama, tetapi dapat berkisar dari ringan hingga berat. Gejala-gejala dari kondisi ini juga bervariasi, seperti: Misalnya, rasa sakit dan ketidaknyamanan di dada, sesak napas atau kesulitan bernafas dan rasa sakit ketika batuk, bersin atau hanya ketika bernafas dalam.
3. Peradangan radang selaput dada

Peradangan radang selaput dada (radang selaput dada) adalah suatu kondisi yang terjadi pada pleura. Pleura adalah lapisan tipis yang menutupi dinding dada dan paru-paru. Biasanya, lapisan pleura bertanggung jawab untuk produksi cairan (cairan pleura) yang disebut cairan serosa.

Cairan ini berguna sebagai pelumas di bagian dalam rongga paru-paru, sehingga tidak mudah teriritasi, terutama selama paru-paru mengembang dan kosong saat bernafas. Sayangnya, adanya peradangan pada bagian ini dapat menyebabkan rasa sakit di tulang rusuk.
4. kanker paru-paru

Salah satu gejala kanker paru-paru yang paling jelas adalah munculnya rasa sakit di tulang rusuk. Nyeri yang tidak nyaman ini biasanya bertambah buruk saat Anda bernapas, batuk, bersin, atau tertawa.

Gejala lain yang juga harus diperhatikan adalah adanya darah dalam batuk atau lendir, sesak napas dan mengi.
Apa yang harus dilakukan jika tulang rusuk patah?

infeksi luka operasi

Tulang tidak hanya sakit tetapi juga memiliki masalah karena cedera. Cedera pada tulang ini pada akhirnya menyebabkan tulang patah atau patah sehingga tidak berfungsi dengan baik

Baca Juga :